Memorial Perfume ShopJin SeollaPastel Books234 Halaman
"Tidak mungkin. Jika benar cinta, dia pasti akan menemuinya. Bukan malah menyerah. Menyerah artinya tidak cinta.”
B L U R B
“Tidak ada satu pun kehidupan yang tidak berkilau.”
Ketika aroma mampu mengandung kenangan tak terbendung, Memorial Perfume Shop hadir untuk menampungnya. Toko parfum ajaib ini menyambut para klien terpilih yang ingin menumpahkan beban kerinduan akibat ditinggal orang terkasih.
Melalui racikan parfum, Jin Doo Ri, manajer toko parfum, dan Joyful, peracik parfum jenius, menyembuhkan jiwa-jiwa terluka agar mereka mampu menjalani sisa hidup tanpa penyesalan. Rasa sakit orangtua yang kehilangan putrinya, perempuan yang ditinggal kekasihnya, hingga hewan peliharaan yang ditinggal tuannya, disembuhkan secara ajaib di toko ini.
Tak peduli seberapa parahnya duka, sesulit apa masalah, serta siapa pun jiwa yang menderita itu, Jin Doo Ri dan Joyful selalu berhasil menyelesaikan semuanya. Namun, di lain sisi, siapa yang akan menyembuhkan duka yang mereka berdua simpan dalam hati?
- - - - - - - -
Kehilangan seseorang yang pernah hadir dalam hidup kita, pasti menyesakkan. Hal yang paling bikin takut adalah ketika kita lama-lama lupa dengan sosok orang ini. Bisa juga ada hal yang belum sempat kita sampaikan hingga membuat kita kepikiran dan banyak berandai-andai hal apa yang akan kita sampaikan atau hal apa yang belum kita lakukan.
“Benar, namun, kadang ada orang jahat yang ingin mencuri parfum jiwa. Sebab, parfum ini memiliki efek sementara bagi mereka yang bisa mengenali benda-benda spiritual. Tanpa tahu ada efek samping yang mengerikan.” — P. 93
Gimana rasanya mengenang seseorang melalui parfum? Biasanya, kita mengenang seseorang melalui barang kesayangan mereka. Entah boneka, baju, atau sengaja tinggal di kamarnya, agar bau mereka masih bisa kita hirup. Tapi gimana kalau ada yang mau meracikkan parfum sesuai dengan ‘bau’ orang yang meninggal. Wah, pasti menyenangkan sekali ya, kita nggak perlu takut untuk lupa dengan orang tersebut.
Memorial Perfume Shop, toko parfum yang ada di sebuah gang sempit, nggak banyak orang yang bisa ke sana, kecuali karena ada undangan untuk datang kemari. Jin Doo Ri, selaku manager dan Joyful selaku peracik parfum kenangan. Mereka berdua bersama membantu orang yang ditinggalkan agar tetap mengingat orang yang sudah meninggal.
Ada sembilan kisah yang berhubungan dengan kematian orang tercinta, mulai dari Cheol Jung - Mi Ok dan Se Jeong yang kehilangan anak, Dong Gyu yang kehilangan neneknya, Hae Yeon yang kehilangan saudaranya, Woo Yoo yang kehilangan pemiliknya, Phil Jae dan Seo Yeon yang kehilangan pasangannya, juga kisah Jin Doo Ri dan Joyful.
Membaca kisah di Memorial Perfume Shop ini bener-bener mengharukan, karena setiap dari mereka yang ditinggal meninggal, masih belum ada yang disampaikan baik permintaan maaf, atau permintaan terakhir yang terabaikan. Atau sekadar rindu saja.
Nggak cuma itu, Memorial Perfume Shop juga banyak menjelaskan bagaimana seseorang melewati duka, bagaimana akhirnya mereka bisa merelakan kehilangan, dan berdamai dengan saat ini. Kita diajak menyelami perasaan mereka yang ditinggalkan dari setiap kisah.
Buatku, kisah paling bikin nyesek itu saat adalah kisah Se Jeong yang kehilangan anaknya selama delapan tahun. Sebagai ibu baru, aku bisa merasakan, gimana sakitnya. Mengandung sembilan bulan, waktu kecil juga ditimang-timang, dibawa ke mana aja, lalu hilang dan nggak bisa ditemukan. Nggak tau juga keadaannya gimana, apakah dia masih sehat-sehat, atau dia sudah meninggal.
Sepertinya Memorial Perfume Shop ini perlu benar-benar ada di dunia nyata. Soalnya banyak banget yang butuh ini pasti. Aku salah satunya. Kehilanganku yang paling nyesek tuh waktu nenek dari mama dan kakek dari papa meninggal. Keduanya baik soalnya, jadi aku juga ngerasa banget pas mereka nggak ada. Apalagi dulu waktu aku masih kecil, kakek suka banget ngebelain aku dari omelan nenek karena makan pake ciki-cikian. Kalo nenek dari mama, memang rencana mau dateng ke pernikahanku, tapi nggak jadi. Jadi cukup nyesek banget.
Memorial Perfume Shop ini tipe bacaan yang ringan dan menyenangkan, meskipun ada kisah yang bikin nyesek. Tipe buku yang bisa bikin hati tenang gitu. Aku merekomendasikan ini untuk kalian, apalagi jumlah halamannya juga nggak begitu banyak. Dan ternyata, ini adalah novel pertama penulisnya, Jin Seolla, yang sudah diterbitkan dalam dua bahasa, Indonesia dan Vietnam! Keren banget deh!
From the book...
"Jika sudah menetapkan hati, siapa pun bisa mencurinya meski kamu sudah berhati-hati. Jadi, berhenti menyalahkan diri sendiri. Itu tidak membantu sedikit pun." — P. 92“Benar, namun, kadang ada orang jahat yang ingin mencuri parfum jiwa. Sebab, parfum ini memiliki efek sementara bagi mereka yang bisa mengenali benda-benda spiritual. Tanpa tahu ada efek samping yang mengerikan.” — P. 93“Apakah gengsi lebih penting daripada hidup seperti ini? Kakak, kan, mantan ahli parfum di Memorial Perfume Shop masa begitu saja tidak tahu, sih? Dibandingkan dengan siapa pun, kita seharusnya lebih tahu apa makna hidup dengan ‘baik’. Ini kan kehidupan kita yang kedua.” — P. 103“Tidak mungkin. Jika benar cinta, dia pasti akan menemuinya. Bukan malah menyerah. Menyerah artinya tidak cinta.” — P. 140“Aku sangat bahagia selama hidup denganmu. Tidak pernah sedikit pun aku tidak mencintaimu. Kamu segalanya bagiku. Karenanya, aku terus menggenggammu… bodoh sekali aku, baru menyadarinya hari ini. Sekarang, aku benar-benar akan merelakanmu. Sepertinya, aku sudah bisa melakukan itu.” — P. 199