Sunday, July 5, 2026
Friday, January 2, 2026
[REVIEW] Sejauh Rindu Mencari Pulang
Sejauh Rindu Mencari PulangSefryana KhairilPenerbit Clover314 Halaman
“Mungkin… biar kita enggak egois, Ta. Enggak selamanya semua berjalan seperti yang kita mau.”
“Gue juga punya banyak mimpi, dulu gue pikir gue akan tetap di sini, berkarir bersama kalian, terus maju dengan semuanya. Tapi setelah banyak hal terjadi dalam hidup gue, gue sadar bahwa terkadang kita harus melepaskan apa yang kita anggap sebagai mimpi, untuk menjalani tanggung jawab yang lebih besar.” — P. 284
“Hari itu, dia menyadari bahwa kadang, cinta harus berakhir bukan karena hilang, melainkan karena mereka harus melepaskan.” — P. 27“Seharusnya kamu enggak lupa, Ta. Saat kita putus, berarti kita bebas mau bersama orang lain. Jadi, kamu enggak perlu merasa menjelaskan apa pun ke aku.” — P. 121“Mungkin… biar kita enggak egois, Ta. Enggak selamanya semua berjalan seperti yang kita mau.” — P. 145“Satu hal yang aku pelajari, menjadi ibu adalah proses. Kamu enggak harus sempurna, cukup kasih cinta yang tulus.” — P. 156“Kamu enggak pernah kepikiran buat kasih dia kesempatan lagi? Kadang, orang tuh butuh waktu buat bener-bener ngerti perasaannya sendiri, Fay.” — P. 173“Mas, lo juga punya hak buat bahagia. Jangan sampe janji itu jadi penjara buat hidup lo sendiri. Lo harus yakin, Mas, kalau ini yang bener-bener lo mau.” — P. 189
Wednesday, September 27, 2023
[REVIEW] Book Shamer
Book Shamer
Asmira Fhea
Penerbit Clover
237 Halaman
"Katanya bookfluencer, booktuber. Kok, malah book shaming, sih?"
"Katanya bookfluencer, booktuber. Kok, malah book shaming, sih?"
"Gue pribadi, sih, kurang cocok. It's just like I read a book from an amateur writer. Seharusnya, mereka belajar menulis dulu yang baik sebelum menerbitkan buku. Bagaimanapun, pembaca belum tentu sanggup baca sampai habis. Mau dipaksa baca juga, gue sendiri cuma sanggup sampai cerita keempat. Selebihnya cuma screening. Jadi, ya... so sorry, this one is on my DNF list." P. 17
"Soalnya, sebuah kritik, apalagi yang membangun, akan membantu banyak buat penulisnya. Supaya bisa menghasilkan karya lebih baik lagi meski nggak lepas dengan kekurangannya." P. 124"Di dunia ini, nggak ada orang yang nggak pernah melakukan kesalahan. Mau dia yang paling berkuasa, atau yang paling suci hatinya, atau yang sering main aman. Semua pasti pernah berbuat salah. Kecil ataupun besar. Right? P. 211"Bahwa ternyata, sebanyak apa pun ilmu yang gue punya, serajin apa pun gue membaca, nggak akan ada nilainya kalau itu hanya untuk diri gue sendiri. Ada makna yang jauh lebih besar ketika gue memilih membagikannya pada mereka." P. 218
Thursday, May 11, 2023
[REVIEW] The Supernumerary Project
The Supernumerary Project
Aranindy
Clover
362 Halaman
"Meski dibenci, tokoh antagonis biasanya dipertahankan sampai akhir demi menambah keseruan cerita. Karena tujuan lo cepat-cepat out, lo harus menghindari peran ini juga."
"Ramah, perhatian, mau mendengar, dan menghargai pendapat orang lain—siapa pun bisa melakukan apa yang dilakuin Aydan, tapi karena kebaikan-kebaikan kecil semacam itu mungkin jarang kita temui sehari-hari, kita jadi menganggap dia sebagai pahlawan yang sempurna." P. 212
"Gue realistis, gis. Opposites attarct? Halah, itu cuma manis di dunia fiksi doang. Realitanya, apa pun yang bertolak belakang pasti lebih banyak crash daripada akurnya. Lo pernah nggak ketemu anak konglomerat nikahin anak pembantunya ala-ala sinetron gitu?" P. 6"That's what I mean, Gis. People tend to be attracted to those who are similar to themselves. Period." P. 6"Kalau cuma gara-gara komentar netizen aja gue sampai depresi, nggak bakalan gue bisa sesukses sekarang, Ray. Omongan mereka nggak ngaruh buat hidup gue." P. 202"Setiap orang menghadapi masalah dengan cara yang berbeda. Kadang klarifikasi justru bisa membuat situasi makin panas." P. 294 to 295
Saturday, September 4, 2021
[Review] Unrequited
Unrequited
Emma Grey
Clover
328 Halaman
"Kadang-kadang ada hal-hal yang lebih rumit daripada yang terlihat"
"Kadang-kadang ada hal-hal yang lebih rumit daripada yang terlihat"
"Berhentilah berusaha terlalu keras. Jika gadis ini benar-benar menyukaimu, dia akan menemukanmu. Jika sesuatu harus terjadi, ya akan terjadi." P. 62
"Kadang-kadang ada hal-hal yang lebih rumit daripada yang terlihat." P. 140"Ya, aku bahagia. Hidup ini fantastis. Petualangan pribadi ternyata melebihi apa pun dari yang bisa kupikirkan akan mampu aku lakukan. Seperti sebuah kesempatan..." P. 199
Thursday, August 5, 2021
[Review] My Best Friend is A Goddess
My Best Friend is A Goddess
Tara Eglington
Clover
416 Halaman
"Pakaian-pakaian itu adalah bukti bahwa semua asumsi kami tentang masa depan dan apa yang menunggu kami bisa, secara instan, hilang karena takdir."
"Premis dari mitos itu adalah—jangan membiarkan dirimu berkhayal atau mengharapkan sesuatu yang lebih karena harapan itu bisa saja memberikan hal-hal yang buruk padamu dan duniamu—terdengar sangat menyedihkan."
Friday, April 9, 2021
[Review] Jejak di Benak
Judul : Jejak di Benak
Penulis : Faradita
Penerbit : Clover
Tebal : 132 Halaman
"Bukankah cinta bisa disebut cinta, jika ada dua orang saling berbagi di dalamnya?"
Sunday, April 4, 2021
[Review] Same Campus with Wife
Judul : Same Campus With Wife
Penulis : Farah Vida Karina
Penerbit : Clover
Tebal : 336 Halaman
"Seorang wanita berkelas tidak harus mempertahankan egonya demi menjaga harga dirinya agar tidak jatuh."
"Lagi-lagi kasus kayak gini. Emang nggak pernah selesai-selesai ekspedisi godaan dari setan." P. 75
Thursday, January 14, 2021
[Review] An Enola Holmes Mystery : The Case of the Left-Handed Lady
Judul : An Enola Holmes Mystery: The Case of the Left-Handed Lady
Penulis : Nancy Springer
Penerbit : Clover
Tebal : 248 Halaman
"Enola, alone, sendirian; tanpa ada seseorang yang bisa kuajak bicara."
"Umurnya masih empat belas tahun. Mycroft memberitahuku kalau ia dan Sherlock percaya adik mereka membawa sejumlah uang yang cukup besar." P. 15
R E V I E W
Wednesday, September 9, 2020
[Review] Laknat
Judul : Laknat
Penulis : Lentera Langit
Penerbit : Clover
Tebal : 168 Halaman
"Apakah semuanya nyata atau halusinasi semata? Ataukah, aku sudah mulai gila?"
B L U R B
Wanita itu tidak pernah menyadari "apa" yang mengincar bayi dalam kandungannya.
Inggrid sangat bahagia dengan kehidupan pernikahannya dengan Mas Andro, pria pujaan hatinya. Ditambah lagi dengan adanya buah hati mereka yang sedang dikandung Inggrid, lengkap sudah kebahagiaan Inggrid.
Namun, kebahagiaannya terganggu ketika sosok wanita berkebaya merah mulai menghantuinya. Inggrid mengalami kejadian-kejadian yang membuatnya tidak dapat memercayai pikirannya sendiri. Ditambah lagi, sesuatu yang jahat mengintainya dari kegelapan.
Siap merenggut janin yang ada di dalam kandungannya.
- - - - - - - -
Inggrid, si anak perantauan yang bekerja di minimarket. Awalnya, kehidupannya baik-baik saja, meskipun dia nggak punya pacar, tapi dia punya temen yang menyenangkan. Udah kayak saudara sendiri gitu. Namanya Irma, sesama temen kasirnya dia. Kehidupannya biasa-biasa aja sampai kedatangan pembeli ruko kosong di seberang minimarket tempatnya bekerja.
"Tentu saja tidak! Ini namanya cinta, Irma. Saat ini aku merasa bisa melakukan apa pun untuk dapat bertemu lagi dengannya. Apa menurutmu dia memiliki rasa yang sama?" P. 20
Satu ketika, Inggrid akhirnya bertemu dengan pemilik ruko kosong tersebut. Pertemuannya juga cukup dramatis sih. Karena Inggrid yang dengan tingkat kekepoannya yang tinggi, dan suka banget ngintipin ruko kosong ini. Setelah mereka bertemu, Inggrid bahkan sempat masuk ke dalam ruko ini. Dan semuanya mulai berubah perlahan. Inggrid mulai dekat dengan pemilik ruko yang ternyata bernama Mas Andro, dia juga pindah pekerjaan, dan kemudian menikah dengan Mas Andro. Keanehan semakin menjadi-jadi saat dia sudah menikah dengan Mas Andro. Bos di tempat kerja Inggrid yang baru sebenarnya juga sudah mengingatkan, tetapi Inggrid tetap memilih Mas Andro. Keanehan apalagi yang akan dialami Inggrid?
R E V I E W
Jujur aja, awal ketika aku ditawari untuk mengulas novel ini, ada sedikit rasa takut. Tapi, aku juga penasaran sama novelnya. Aku kira awalnya novel ini tuh genrenya thriller. Ternyata enggak! Ini horor! Sempet keder karena aku tuh anaknya penakut banget. Aku bakalan review pelan-pelan dari ceritanya ya.
Menurutku, novel ini cukup seru sekali. Berawal dari pertemuan tak terduga, dan dibumbui mistis-mistis. Awalnya, aku kira novel ini tuh bakalan bikin aku jadi ketakutan banget. Apalagi testimoni dari admin penerbitnya sendiri yang jadi takut deket-deket jendela. Hmm.. Ternyata, nggak semenakutkan itu! Aku yang udah cukup lama tinggal di Jawa, sangat relate dengan cerita ini.
Untuk karakter Inggrid, entah kenapa aku kadang rada bete sama dia, kalau pas diingetin sama Irma, atau bosnya sendiri. Bebal banget gitu. Ya iya sih, namanya juga cinta, hitam putih juga jadi berwarna, tapi kalau ada yang nggak masuk akal, dia tuh masih kayak berusaha membenarkan gitu. Ujung-ujungnya malah jadi ribet sendiri kan?
Aku suka dengan jalan ceritanya, yang meskipun terkesan cepat, tapi tepat banget. Nggak berlebihan, atau kekurangan. Konflik yang terjadi di sini tuh lebih ke arah konflik batin menurutku, apalagi diambil dari sudut pandangnya Inggrid, jadi kerasa banget. Terutama di beberapa kejadian aneh yang dialami Inggrid, ya ampun. Nggak kebayang deh gimana rasanya jadi Inggrid. Sudah mengalami keanehan, nggak dipercaya, ketakutan lagi. Pokoknya wajib baca sih. Meskipun covernya nyebelin karena serem banget kayak diliatin. Tapi nanti setelah baca ceritanya, nggak bakalan ketakutan kok!
Sunday, August 23, 2020
[Review] Journal of Teror 2
Judul : Journal of Teror 2: Titisan
Penulis : Sweta Kartika
Penerbit : Clover
Tebal : 352 Halaman
"Ngeliat 'kan nggak harus pakai mata, Sukma..."
"Kalau Sukma besar nanti, jangan terbiasa mengandalkan orang lain. Sebaliknya, Sukma harus bisa jadi orang yang bisa diandalkan." P. 124
Tuesday, June 16, 2020
[Review] 022
Judul : 022
Penulis : Lokalpcy
Penerbit : Clover
Tebal : 437 Halaman
"Konsep kebetulan itu magis, karena kalau lo telusuri benang merahnya, maka akan ditemukan bahwa sebenarnya 'kebetulan' adalah rencana yang belum tersampaikan."
"Gue selalu suka konsep kebetulan. Semuanya serba enggak terencana, tapi ternyata lo dihadapkan pada kejadian yang bisa mengubah cara pikir, bahkan hidup lo." P. 33
"Hidup ini kadang-kadang lucu, mempertemukan kepingan kemungkinan menjadi rangkaian kebetulan yang seolah-olah sudah dirancang dari sananya." P. 52"Susah buat serius sama cewek, ketika orang-orang udah mikir kita maunya cuma main-main." P. 79"Nggak ada yang bener-bener tahu gimana caranya jadi dewasa, Ye. Masing-masing orang punya cara sendiri." P. 81"Benar, pendewasaan itu bukan sesuatu yang bisa disamaratakan untuk masing-masing orang. Mereka punya cara yang berbeda, yang belum tentu akan sama efeknya untuk orang lain." P. 81"Wajar sih... tapi berlebihan. Menurut gue, enggak semua hal yang cewek-cewek lakuin perlu dikhawatirin cowok. Kita bisa jaga diri. Kita tahu mana yang bahaya mana yang enggak." P. 185"Mau lo percaya atau enggak, gue nggak peduli. Dan lo nggak usah mikirin kenapa gue bisa sayang sama lo. Itu urusan gue." P. 325"Kadang, orang-orang nggak bisa nyatuin perspektif mereka. Lo lihat dari sisi mana, gue lihat dari sisi mana." P. 402"Di fase inilah, Ceye mulai sadar bahwa sesuatu yang berharga bukan datang secara kebetulan, tapi karena dipertahankan, diperjuangkan, dan ada yang dikorbankan." P. 421
Sunday, June 7, 2020
[Review] Suami Negeri Dongeng : Pesan dari Masa Lalu
Judul : Suami Negeri Dongeng: Pesan dari Masa Lalu
Penulis : Majarani
Penerbit : Clover
Tebal : 260 Halaman
"Jangan pernah berharap orang lain menghormati kita karena harta, sesungguhnya itu tidaklah tulus. Namun, orang harus hormat padamu karena sifat dan perilakumu yang memang pantas diperlakukan seperti itu."
"Pengkhianat dan tukang selingkuh itu pasangan serasi. Jadi nggak perlu ditangisi." P. 53
Monday, April 6, 2020
[Review] An Enola Holmes Mystery
Judul : An Enola Holmes Mystery : The Case of the Missing Marquess
Penulis : Nancy Springer
Penerbit : Clover
Tebal : 205 Halaman
"Ini semua salahku. Perempuan memang tidak bisa dipercaya; tanpa terkecuali seorang Ibu."
Saat mengetahui kalau ibunya menghilang, Enola Holmes, meminta tolong kedua kakak laki-lakinya; Sherlock Holmes dan Mycroft Holmes untuk memecahkan misteri ini.
Namun, kedua kakak laki-lakinya itu malah menganggapnya mengganggu penyelidikan dan hendak mendaftarkannya ke sekolah asrama.
Tidak setuju dengan rencana kakak-kakaknya, Enola memutuskan untuk kabur dan memecahkan kasus itu seorang diri!
"Dan sekarang kau berpikir untuk menemukan seseorang yang mau membantumu di kota? Apa kau pernah ke London sebelumnya?" — P. 134
Friday, April 3, 2020
[Review] 35 MM
Judul : 35 MM
Penulis : Lokalpcy
Penerbit : Clover
Tebal : 298 Halaman
"Seenggak suka apa pun lo sama keadaan orangtua lo, semoga lo nggak ngelakuin hal yang aneh-aneh, deh. Lo harus bisa memposisikan diri sebagai anak yang udah dewasa, yang bisa ngerti keadaan orangtuanya."
"Pulang gue adalah dia, apa pun yang ada pada dirinya."
"Kalau bukan siapa-siapa, lo nggak bakal sebaik ini ke Erisha." — P. 132Erisha Annora, seorang model untuk projek terbarunya. Bagi Ale, Erisha cukup profesional, meskipun kadang Erisha bisa bertingkah menjengkelkan. Selain menjengkelkan, Erisha juga suka seenaknya sendiri, mendadak datang iut survei lokasi bersamanya, lalu pergi meninggalkannya saat sudah selesai. Memang bagi Ale bukan masalah besar, tapi dari caranya mengganggu dna berinteraksi dengan Ale dan juga anak-anak Lensporject lainnya, mengingatkan Ale terhadap seseorang yang seharusnya berada di posisi creative director.
Selain ada beban tak kasat mata yang ada di Lensproject, Ale sendiri memiliki masalah di rumah. Rumah yang bagi sebagian orang adalah tempat untuk 'pulang', sedangkan bagi Ale, rumah bukan tempat untuk pulang. Rumah untuk pulangnya hanyalah di kos yang ditempatinya selama ini. Memang, ada masalah apa di rumah Ale? Beratkah? Sampai-sampai dia menghindari untuk pulang?
Pas pertama kali terima novel ini, aku baca blurbnya, aku kira, masalah Ale cuma sama Erisha aja. Tapi pas awal baca, malah udah disuguhin sama masalah keluarganya Ale. Nggak begitu jelas memang. Tapi cukup bikin penasaran dan bertanya-tanya. Tentang Lensproject juga.
Waktu masalah keluarganya dibuka, aku cukup kaget. Soalnya masalahnya sendiri nggak gampang. Mana Ale dan kakaknya juga agak cuek. Jadi ya cukup sedih aja gitu. Sementara di lingkungan pertemanannya Ale sendiri, dia nggak terlalu terbuka ke banyak orang. Ale memang pendiam dan menyimpan banyak rahasia.
Selain masalah yang ada di Ale, masalah juga ada di Erisha. Kalau masalahnya Erisha ini nggak begitu rumit, aku suka sama pemilihan konfliknya, dan kayaknya, semua cewek juga merasakan hal yang sama.
Di sini, aku banyak banget dapet pelajaran tentang komunikasi, apalagi sama keluarga. Sejak dulu, aku tuh emang orang yang family first. Pokoknya, keluarga dulu lah. Meskipun kadang sikap keluarga nggak ngenakin juga. Tapi mereka yang selalu terima kita apa adanya, kan? Ya nggak semua keluarga begitu juga sih tapi. Hehehe.. Sayangi keluargamu, sebelum kamu nanti nyesel karena nggak bisa nunjukin sayangnya kalian ke mereka.
Tuesday, February 4, 2020
[Review] Pentingnya Komunikasi di A Boy Called Ocean
Judul : A Boy Called Ocean
Penulis : Chris Higgins
Penerbit : Clover
Tebal : 292 Halaman
"Jika ada satu hal yang aku pelajari dari apa yang terjadi, maka itu adalah untuk jangan terburu-buru dalam melakukan berbagai hal tanpa berpikir panjang."
Wednesday, January 29, 2020
[Review] Welcome To The Fandom, Suka Dukanya K-Popers
Judul : Welcome To The Fandom
Penulis : Utiuts
Penerbit : Clover
Tebal : 174 Halaman
"Kalau aku bisa, kamu juga bisa. Kalau aku tidak bisa, kamu harus bisa."
Saturday, January 25, 2020
[Review] Yuk, Punya Mimpi Sebesar Gajah
Judul : Mimpi Sebesar Gajah
Penulis : Mooseboo
Penerbit : Clover
Tebal : 279 Halaman
"Jangan pernah kehilangan harapan, selalu semangat, berani melangkah, dan jangan takut gagal dalam menjalani kehidupan. Karena itu proses buat menjadi dewasa."
Tuesday, December 17, 2019
[Review] Your Wings
Judul : Your Wings
Penulis : Eve Shi
Penerbit : Clover
Tebal : 239 Halaman
"Hubungan yang melibatkan dua orang harus membawa kebahagiaan pada keduanya."
Pengakuan itu membuat Chendra berhasil lupa pada mantan pacar, soalnya sekarang dia jadi memikirkan Amelie terus. Meski takut yang gaib-gaib, rasa penasaran Chendra membuatnya makin dekat dengan Amelie.
"Tahu dari mana? Memangnya lo pakar dunia gaib? Gangguan mereka ke manusia itu nyata!." —P. 25
Jadii.. di novel ini, secara keseluruhan itu tentang Amelie dan Chendra. Amelie yang secara nggak langsung mengubah cara pandang Chendra terhadap hal gaib atau segala sesuatu yang tak kasat mata. Belum lagi Chendra juga suka negatif thinking. Jadilah Amelie secara nggak langsung mengubah pandangan itu. Sementara Chendra sendiri ini tipikal cowok yang kadang rada ribet sama pemikirannya sendiri. Dan tentu aja ngeselin abis!
Friday, December 13, 2019
[Review] They Saw Too Much
Judul : They Saw Too Much
Penulis : Alan Gibbons
Penerbit : Clover
Tebal : 266 Halaman
"Kau dan kameramu itu, benar-benar harus mengacaukannya, ya? Itu yang menjatuhkanku. Sepasang anak bodoh."




