Monday, July 6, 2020

[Review] Back To You

Judul: Back To You

Penerbit: Elex Media Komputindo

Penulis: Aqessa Aninda

Tebal: 294 Halaman

"I think it's the sweetest thing a guy can do for you. Dia menyisihkan sebagian apa yang dia punya untuk menikahi lo. Bukan karena dia punya segalanya, tapi dia berusaha untuk mencapai itu."



B L U R B

Setelah empat tahun mengejar-ngejar Adrie, Emir akhirnya memiliki gadis itu.

Setelah menjalani hubungan selama tiga tahun, Adrie mengakhiri hubungan mereka.

Setelah dua tahun berpisah, Emir bertemu kembali dengan Adrie.

Ketika Adrie menyadari apa yang telah ia sia-siakan, Emir benar-benar sudah merasa lelah. Adrie pun mengambil langkah yang tak pernah ia pikirkan sebelumnya. Kduanya kemudian baru menyadari apa yang telah mreka lewatkan selama lima tahun terakhir.

- - - - - - - -

Adriana, cewek dengan kapasitas insecure yang berlebihan. Selalu overthinking, yang kemudian bikin dia jadi negative thinking. Selama ini, Adrie selalu dimengerti sama Emir, cowok yang ngejar-ngejar dia selama empat tahun. Empat tahun, kebayang nggak sih dia ngejar sampe gimana? Emir sendiri juga berusaha untuk memahami Adrie yang kadang suka bilang pengen putus aja. Dan kali ini, Adrie bener-bener minta putus dan kemudian menghilang.
"Karena gue tau bedanya dia pas sama lo, dengan dia tanpa lo. Kalaupun mungkin kalian nggak ditakdirkan bersama, paling enggak dia harus selesaikan apa yang mengganjal di antara kalian berdua dulu, sebelum melangkah lebih jauh sama orang lain." P. 57
Setelah mereka berdua putus, Emir jarang sekali, bahkan bisa dikatakan tidak pernah menemui Adrie. Gimana mau nemuin kalau misalnya Adrienya aja nggak pernah keliatan di Jakarta? Emir kira, hidup Adrie bakalan menyenangkan, karena Adrie akhirnya bisa bebas, nggak perlu kepikiran. Adrie kira, Emir bakalan lebih bahagia, nggak perlu terkekang dan terbeban sama dia. Padahal mereka berdua sama-sama tersiksanya. Lalu, apa yang akan mereka lakukan untuk menyelesaikan masalah di antara mereka?


R E V I E W

Baca Emir-Adrie ini bikin gemes. Apa ya, lebih banyak emosinya. Karena sikapnya Adrie yang insecure parah. Kadang egois banget, upredictable banget anaknya. Sedangkan Emir, cowok ini bucin banget sama Adrie. Gemes banget kalau misalnya Emir kadang mengiakan 'permintaan' Adrie yang aneh-aneh.

Selama baca back To You, aku ngerasa bahwa komunikasi dan saling memahami itu penting banget. Komunikasi tuh nggak cuma apa yang pengen kita sampein aja, tapi apa yang mengganjal juga. Meskipun putus, cobalah untuk selesaikan apa penyebab putus, bukan malah menghilang, jadi kayak bom waktu yang kapan-kapan bisa meledak tiba-tiba.

Meskipun lebih banyak emosinya, aku suka sih baca Back To You. Apalagi sama Barry dan Kiki. Circle yang super kompak, lucu, dan setia kawan banget!


Quotable:
"Love is such a strong word. But the feelins is indeed too strong. That's why I'm so messed up when she's dying to end this." P. 3

"Aku nggak butuh yang lebih baik. Aku ingin kamu yang lebih baik." P. 22

"You need to stop blaming yourself. Kita semua pasti harus bikin keputusan. Dan setiap keputusan yang kita ambil itu selalu ada resikonya. Ada plus-minusnya. Bukan berarti apa yang kamu ambil itu salah." P. 125

"Kalau.... suatu saat ternyata gue memang ditakdirkan untuk kembali sama dia, gue akan mati-matian kejar dia lagi kayak dulu. Bahkan kalo gue harus menghamba sama dia. gue akan lakukan itu." P. 180

"Jadi, Mir, kalo kamu belum sampai tahap mau menurunkan ego kamu dalam menghadapi suatu masalah, aku rasa kamu harus berpikir ulang seberapa pentingnya sesuatu itu dalam hidup kamu, sampai kamu nggak takut kalau kehilangan itu?" P. 210

"I think it's the sweetest thing a guy can do for you. Dia menyisihkan sebagian apa yang dia punya untuk menikahi lo. Bukan karena dia punya segalanya, tapi dia berusaha untuk mencapai itu." P. 218

"Semua orang punya alasan, Yu! Emang rasa sayang itu diciptakan buat nerima kekurangan orang. Termasuk kekurangan orang dalam memilih keputusan yang kurang bijak, untuk memafkan. Sesimpel itu, Yu!" P. 283 to 284

No comments:

Post a Comment