Friday, August 16, 2019

[Review] Bad Boys


Judul : Bad Boys

Penulis : Nathalia Theodore

Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Tebal : 211 Halaman

"Jangan menyerah. Nggak bersama dengan orang yang kita cintai itu rasanya menyakitkan. Aku tahu—aku pernah mengalaminya."


BLURB

Semua orang tahu, SMA Emerald dan SMA Vilmaris musuh bebuyutan, walaupun kini jarang tawuran. SMA Emerald dikomandani Troy, sementara SMA Vilmaris dipegang oleh Austin. Tapi siapa yang tahu bahwa Ivy, adik Troy, ternyata bersekolah di SMA Emerald?

Suatu hari, Lionel—tangan kanan Troy—diberi tugas untuk menjemput Ivy, dan kepergok oleh Austin! Menyimpulkan bahwa Ivy berpacaran dengan musuh, Austin menghukum Ivy menjadi pesuruh gengnya. Untuk menutupi identitasnya sebagai adik Troy, Ivy pun mematuhi perintah Austin, juga perintah Troy untuk pura-pura pacaran dengan Lionel.

Saat Ivy memohon pada Austin untuk menghentikan hukuman, Austin menyuruhnya putus dari Lionel sebagai syarat. Lagi pula, ternyata Ivy diam-diam mulai menyukai Austin...

Bisakah Ivy terus menutupi identitasnya ketika Austin akhirnya menyatakan cinta? Dan bagaimana tanggapan Ivy saat Lionel menganggapnya bukan sekadar adik Troy?

- - - - - - - - - -

Ivy Cornelia, seorang siswi SMA Vilmaris. Dia ini adik dari Troy Cornelius, ketua geng di SMA Emerald. Kok nggak satu sekolahan? Ivy memilih untuk menemani Sophie, sahabatnya yang harus bersekolah di SMA Vilmaris karena orangtuanya alumni di sana. Selama ini, identitas Ivy tidak pernah terbongkar, karena Troy mengantarnya menggunakan mobil yang berkaca film gelap. Tapi sayangnya, kali ini Ivy ketahuan saat Lionel yang menggantikan Troy untuk mengantarkan ke sekolah.
"Justru karena perubahan itu berlangsung dengan cepat, lo nggak tahu kapan perasaan benci lo berakhir, dan kapan perasaan cinta lo dimulai." — P. 90
Austin, ketua geng SMA Vilmaris. Hari itu, dia diberitau salah satu anak buahnya, kalau ada anak Vilmaris yang pacaran sama anak Emerald. Austin terang aja kaget. Selama ini, nggak pernah sih ada yang berani pacaran sama anak sekolah musuh. Apalagi mengingat sekolah mereka ini musuh bebuyutan, kalo sampe berani, ya gila banget sih. Karena ketauan sama Austin, akhirnya Austin memutuskan untuk memberi hukuman buat Ivy, menjadi pesuruh gengnya.

Selama menjadi pesuruh geng Austin, Ivy terang saja kesel banget. Disuruh beliin makanan, meski uangnya dari geng Austin, kadang ngebawain tasnya Austin dan kalo lagi parah, nemenin Austin makan di kafe! Ivy memang kesal dan bahkan meminta agar hal itu dihentikan. Austine memberikan syarat, dan syaratnya cukup membuat Ivy terkejut. Memutuskan hubungannya dengan Lionel. Apakah Ivy bisa? Mengingat Ivy baik dan nggak tegaan. Bagaimana caranya menyampaikan hal tersebut?


Novel ini pernah kubaca di Gramedia, beberapa tahun yang lalu, sampe lupa tahunnya. Waktu itu nggak kepikir buat ngebeli, karena masih nabung buat novel lainnya. Ternyata seru. Dan pas aku udah ada uang, novelnya sudah menghilang! Poor me. Untungnya, pas ada obralan buku, ternyata ada! Langsung ambil seri 1 dan 2, tapi sampe muter-muter buat nyari seri ketiganya nggak ada.

Selama baca novel ini, aku suka banget sama persahabatan yang ada di antara kedua geng ini. Mereka tuh solid banget satu sama lainnya. Kayak udah jadi saudara gitu. Selain itu, persahabatan antara Sophie-Ivy juga kusuka banget. Meskipun Sophie kadang nyebelin dan resek banget jadi temen.

Untuk konfliknya sendiri, nggak begitu berat. Karena seputar masalah sekolah dan gengnya ini. Pelajaran tentang memaafkan diri sendiri dan berkorban buat orang lainnya dapet banget! Sementara sudut pandang ceritanya diambil dari sudutnya Ivy. Jadi, lebih banyak ke gimana Ivy menghadapi Austin vs Troy dan juga Lionel gitu.

No comments:

Post a Comment