Thursday, December 27, 2018

[Review] Ocean Breeze


Judul : Ocean Breeze

Penulis : Cepi R. Dini

Penerbit : Ice Cube

Tebal : 253 Halaman

"Kalian dengar tadi? Ocean memanggilku Dad!"


BLURB

"Jadi nama panjangmu..."

"Ocean Alamanda."

"Walker."

Ocean menggeleng. "Hanya Ocean Alamanda."

"Akan segera menjadi Walker. Segera." Brian berjanji.

Seumur hidup, Ocean hanya tinggal berdua dengan ibunya di Anchorage, Alaska, tanpa satu pun kerabat. Dan ketika ibunya meninggal dunia, Ocean sudah pasrah kalau harus tinggal di panti asuhan. Namun pengacaranya justru membawa kabar mengejutkan bahwa Ocean akan pindah ke Miami untuk tinggal dengan ayah kandungnya, Brian Walker. Meskipun Brian orang yang baik hati dan penyayang, sulit bagi Ocean untuk menerima dan mengakui pria asing itu sebagai ayahnya. Apalagi Brian ternyata sudah berkeluarga dan istrinya tidak menunjukkan tanda-tanda kesediaan menerima Ocean. Mau tidak mau, Ocean harus beradaptasi dengan keluarga, teman-teman, dan lingkungan barunya. Jauh dari kampung halamannya yang nyaman. Jauh dari pusara sang ibu.

- - - - - - - - -

Ocean Alamanda, gadis berusia 16 tahun, yang tidak mengenal siapa pun kerabat dari ibunya. Yang dia tau, mereka hanya memiliki satu sama lain. Sampai akhirnya, saat ibunya meninggal, pengacaranya mengajaknya untuk tinggal bersama dengan ayah kandungnya. Ayah yang selama ini tidak pernah terlihat sosoknya, ibunya pun tak pernah bercerita tentang ayahnya ini.
"Hm... mungkin benar kata orang, kepercayaan harus diperjuangkan." — P. 139
Tinggal di Miami bagi Ocean tidaklah mudah. Beradaptasi dengan tempat yang sama sekali berbeda dengan Alaska, baik dari segi cuaca, maupun segi lingkungan. Di hari pertamanya sampai, dia mendapat sambutan yang cukup baik dengan ayahnya. Iya, ayahnya begitu menyayanginya. Berbeda dengan Miranda, ibu tirinya. Ibu tirinya bersikap cukup defensif, sehingga apa yang dilakukan ayahnya dan Ocean adalah salah.

Di Miami, dia juga bertemu dengan seorang cowok yang cukup baik. Julian. Cowok yang tampak cupu di sekolah, tetapi memiliki banyak hal tersembunyi. Lalu, apakah Miranda akan tetap menerimanya? Bagaimana dengan lingkungan sekitarnya dan juga lingkungan sekolahnya?


Ini adalah salah satu novel yang bergabung dalam project YARN atau Young Adult Realistic Novel, novel apa adanya. Jadi ya apa yang ada di novel ini adalah yang sering diceritakan atau dialami oleh kita sendiri.

Novel ini menceritakan tentang kebingungannya Ocean, antara kebahagiaan dirinya sendiri karena bertemu dengan ayahnya, atau kebahagiaan Miranda. Karena dari sisi Miranda pun, dia cukup kesal dengan kedatangan Ocean yang tiba-tiba.

Aku suka sama novel ini. Apa ya? Simpel gitu loh. Ya sering kita temui konfliknya. Secara langsung atau pun nggak. Trus juga, konflik batin sama penyelesaian masalahnya juga dapet banget! Meskipun kesannya tetep kayak novel pada umumnya. Suka banget. Hihi..

No comments:

Post a Comment